Pengendalian Tikus dan Pinjal di Pelabuhan



PENGENDALIAN TIKUS DAN PINJAL
DI PELABUHAN





Pengendalian tikus dan pinjal ini terdiri dari serangkaian kegiatan:

Pemetaan

  • Pemetaan daerah yang menjadi lokasi pengawasan/ pemberantasan.
  • Peta dibuat memuat tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat perindukan & perkembangan vektor di Pelabuhan (pemeriksaan tanda-tanda kehidupan tikus yang dilaksanakan pada gedung, perkantoran, gudang, TPM, dll)

Pemasangan Perangkap Tikus

- Perangkap tikus dipasang dengan melibatkan pemberdayaan masyarakat pelabuhan
- Perangkap dipasang sore hari dan diambil keesokan harinya sebelum aktivitas ramai



Pengamatan Tikus & Pinjal

Apabila pada pemeriksaan ditemukan adanya tanda-tanda kehidupan tikus maka pada bangunan tersebut perlu dilakukan pemasangan perangkap tikus

Pemasangan Perangkap pada sore hari, setiap hari kerja selama 5 hari berturut-turut (dapat mencakup seluruh area pelabuhan).





  • Bila ditemukan tikus yang terperangkap maka perangkap dibawa ke laboratorium untuk diidentifikasi
  • Seluruh Umpan diganti setiap hari


Kepadatan Tikus = Tikus Tertangkap

Jumlah Perangkap di pasang


Tikus yang tertangkap juga disisir untuk mendapatkan pinjalnya, hal ini dilakukan untuk mengetahui indek pinjal sebagai indikator pengendalian potensial risiko penyakit tular vektor ekto parasit









Pemberantasan Tikus di Wilayah Pelabuhan

Dilaksanakan di daerah perimeter pelabuhan dengan teknik pemasangan perangkap hidup.


(Sumber : Laptah KKP Tg Priok 2015)



Metode Pengendalian Vektor dan Binatang Penular Penyakit

Pengendalian vektor dan binatang penular penyakit dilakukan di wilayah pelabuhan secara terus menerus melalui kegiatan surveilans pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit secara berkesinambungan

• Pengelolaan Lingkungan
• Pengendalian Biologi
• Pengendalian Kimiawi
• Pengendalian Terpadu
• Semuanya Harus Menggunakan Pendekatan Peran Serta Masyarakat: Yang Terpenting Promosi Dan Pencegahan

No comments:

Post a Comment