MORFOLOGI DAN BIONOMIK TIKUS




MORFOLOGI DAN BIONOMIK TIKUS


Morfologi Tikus 

Morfologi Tikus dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari bagaimana bentuk, ciri fisik dan jenis dari pada tikus itu sendiri. Adapun tujuan mempelajari morfologi tikus adalah untuk dapat menentukan/mengindentifikasikan jenis tikus berdasarkan ciri ciri yang ditemukan. 

Bionomik Tikus 

Bionomik memiliki dua makna yang berbeda: yang pertama adalah studi komprehensif tentang suatu organisme dan hubungannya dengan lingkungannya. Seperti yang diterjemahkan dari kata Perancis Bionomie, penggunaan pertamanya dalam bahasa Inggris adalah pada periode 1885-1890. Cara lain untuk mengekspresikan kata ini adalah istilah yang saat ini disebut sebagai "ekologi". 

Bionomik tikus adalah ilmu yang mempelajari kebiasaan tikus berinteraksi/berhubungan dengan lingkungannya, baik kebiasaan tempat tinggal, kebiasaan mencari makanan, prilaku tikus, siklus hidup tikus, perkembangbiakan tikus, habitat tikus dan juga penyebaran penyakit yang ditularkan melalui tikus. 

Untuk lebih jelasnya tentang morfologi dan bionomik tikus dapat dilihat dari slide dibawah ini:























IDENTIFIKASI TIKUS


Identifikasi Tikus merupakan proses penetapan atau penentuan jenis tikus berdasarkan ciri ciri morfologinya atau identititas tertentu. 

Alat dan Bahan Identifikasi Tikus

Untuk mengidentifikasi jenis tikus kita harus menggunakan alat dan bahan tertentu.
Alat dan Bahan digunakan untuk idenfifikasi tikus sebagai berikut:
1. Jas Laboratorium
2. Sarung tangan nitril
3. Masker
4. Penggaris besi 60 cm
5. Penggaris besi 30 cm
6. Timbangan digital
7. Kaliper/ jangka kosong
8. Label
9. Benang label
10. Pensil
11. Penghapus
12. Form (koleksi tikus)





























No comments:

Post a Comment