STANDAR BAKU MUTU KESEHATAN LINGKUNGAN UNTUK VEKTOR DAN BINATANG PEMBAWA PENYAKIT


STANDAR BAKU MUTU KESEHATAN LINGKUNGAN UNTUK VEKTOR 
DAN BINATANG PEMBAWA PENYAKIT

Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan untuk Vektor adalah :
No
Vektor
Parameter
Satuan Ukur
Nilai Baku Mutu
1
Nyamuk Anophelessp.
MBR (Man bitting rate)
Angka gigitan nyamuk per orang per malam
<0,025
2
Larva Anopheles sp.
Indeks habitat
Persentase habitat perkembangbiakan yang positif larva
<1
3
Nyamuk Aedes aegypti dan/atau Aedes albopictus
Angka Istirahat (Resting rate)
Angka kepadatan nyamuk istirahat (resting) per jam
<0,025
4
Larva Aedes aegypti dan/ atau Aedes albopictus
ABJ (Angka Bebas Jentik)
Persentase rumah/ bangunan yang negatif larva
≥95
5
Nyamuk Culex sp.
MHD(Man Hour Density)
Angka  nyamuk yang hinggap per orang per jam
<1
6
Larva Culexsp.
Indeks habitat
Persentase habitat perkembangbiakan yang positif larva
<5
7
Mansonia sp.
MHD(Man Hour Density)
Angka nyamuk yang hinggap per orang per jam
<5
8
Pinjal
Indeks Pinjal Xenopsylla cheopis
Jumlah pinjal Xenopsylla cheopisdibagi dengan jumlah tikus yang diperiksa
<1
Indeks Pinjal Umum
Jumlah pinjal yang tertangkap dibagi dengan jumlah tikus yang diperiksa
<2
9
Lalat
Indeks Populasi Lalat
Angka rata-rata populasi lalat
<2
10
Kecoa
Indeks Populasi Kecoa
Angka rata-rata populasi kecoa
<2

Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan untuk Binatang Pembawa Penyakit adalah :
No
Binatang Pembawa Penyakit
 Parameter
 Satuan Ukur
Nilai Baku Mutu
1
Tikus
Succes Trap
Persentase tikus yang tertangkap oleh perangkap
<1
2
Oncomelania  hupensis lindoensis
Indeks habitat
Jumlah keong dalam 10 meter persegi habitat
0

Sumber :
PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 50 TAHUN 2017 TENTANG STANDAR BAKU MUTU KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PERSYARATAN KESEHATAN UNTUK VEKTOR DAN BINATANG PEMBAWA PENYAKIT  SERTA PENGENDALIANNYA

No comments:

Post a Comment